Pengalaman Sekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen hingga Diterima di Universitas Shizuoka

by

Nama saya Raymond Pangestu. Saya adalah lulusan SMA Sendai Ikuei Gakuen dari Indonesia. Di sini saya akan bercerita tentang pengalaman saya bersekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen dan bagaimana saya bisa masuk ke universitas negeri di Jepang.

Pertama kali saya sekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen, saya sedikit takut karena ini merupakan pengalaman pertama dalam hidup saya. Namun ternyata, SMA di Jepang itu sangat mengasyikan. Pastinya saya sempat mengalami kesulitan dalam banyak hal. Tetapi teman kelas dan murid internasional lainnya, membantu saya dalam banyak hal. Jadi kesulitan saya selama sekolah SMA di Jepang menjadi teratasi. Di sana saya juga pergi ke gereja setiap minggu. Di gereja tersebut banyak orang yang memperlakukan saya dengan baik. Dan dengan pergi ke gereja, kemampuan bahasa Jepang saya pun meningkat.

Di sekolah terdapat banyak aktivitas club. Saya sempat ikut table tennis club selama 6 bulan, sebelum akhirnya saya berhenti dan bergabung dengan kelas orang Jepang (kelas lokal). Sebelum saya pindah ke kelas tersebut, saya masuk ke kelas bahasa dahulu. Di kelas bahasa, hanya ada murid internasional saja. Meskipun berbeda negara, seperti yang saya bilang tadi, mereka sangat baik. Mereka membantu saya dalam segala kesulitan saya. Di kelas lokal, kemampuan bahasa Jepang dan kemampuan untuk berkomunikasi saya diuji. Pertama kali saya masuk ke kelas lokal, saya agak gugup karena saya takut tidak bisa memahami apa yang mereka katakan. Tetapi sama seperti murid internasional, mereka sangat baik kepada saya. Dua bulan pertama, saya belum begitu punya banyak teman murid lokal. Lalu setelah 2 bulan tersebut, saya mulai memiliki banyak teman murid lokal dan murid internasional.

Foto bersama murid internasional.

Saat saya kelas 2 semester 2, saya harus menentukan universitas mana yang ingin saya masuki. Saat itu saya sempat bingung, universitas negeri manakah yang bisa menerima saya. Bagi murid internasional, masuk ke universitas negeri di Jepang bukanlah hal yang mudah, melainkan hal yang sangat sulit karena kita harus bersaing dengan semua murid lokal dari sekolah lain. Saat itu saya sempat hampir menyerah untuk masuk universitas negeri Jepang dan hampir memutuskan untuk masuk ke universitas swasta Jepang. Tetapi, guru yang mengajar saya di kelas bahasa, memberitahu saya mengenai program ABP. Program ini adalah program dari Shizoka University untuk pelajar internasional, yang merupakan salah satu universitas negeri Jepang. Di sini lah saya mulai belajar lebih giat supaya saya bisa diterima di universitas tersebut.

Saat memasuki kelas 3, saya dan teman sekelas saya mulai belajar untuk masuk ke universitas. Kami pun mulai melakukan konsultasi kepada guru-guru kami. Dan di sini saya mulai mengetahui apa saja kriteria yang diperlukan supaya saya bisa diterima program ABP. Setelah mengetahui kriteria tersebut, saya mulai belajar lebih banyak lagi. Di libur musim panas kelas 3 ini saya tidak pulang ke Indonesia. Saya belajar dan mengambil tes untuk universitas cadangan. Saya pun diterima di Chiba Institute of Technology. Tetapi, saya tetap belajar supaya saya bisa diterima di Shizuoka University. Akhirnya saya pun lulus di penerimaan pertamanya. Di penerimaan pertama ini mereka melihat nilai EJU, TOEFL, dan JLPT saya. Setelah tes untuk penerimaan pertama, saya juga harus mengambil tes interview. Di tes interview ini lah kemampuan kita untuk berkomunikasi dengan bahasa Jepang dan Inggris diuji. Untuk lulus tes kali ini, saya meminta bantuan beberapa guru saya. Mereka pun membatu saya untuk latihan tes tersebut. Mereka berkomitmen akan membantu saya sampai saya diterima di Shizuoka University. Akhirnya saya lulus tes interview ini. Saya sangat senang karena di program ini saya juga mendapatkan beasiswa selama saya belajar di Shizuoka University.

Sekarang saya sedang menunggu untuk masuk universitas pada bulan Oktober tahun ini. Menurut saya, pengalaman bersekolah di Jepang adalah pengalaman yang sangat berharga dan mengasyikan. Di sana, saya juga bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi siswa asing di luar negeri. Saya senang dan sangat bersyukur karena bisa bersekolah di Jepang.

Foto-foto saat kelulusan.

Wujudkan impian sekolah/kuliah di Jepang bersama Japan Indonesia Network. Ketercapaian tujuan anda/putra-putri anda, perhatian utama JIN. Hubungi JIN di info@jin.co.id, Tel/WA 022-20451463/0812-1477-937, LINE jin_office atau follow instagram kami japan.indonesia.network

Dapatkan berita terbaru dari JIN dengan klik:

 

Musim Panas di Sapporo

Nama saya Fathia Mahira dari Jakarta. Saya sekarang duduk di bangku kelas 2 SMA. Selama liburan kenaikan kelas, saya memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan mengikuti…

Avatar
JIN Office

Sekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen

Cerita singkat tentang sekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen dari Rayfandi, pelajar dari Indonesia yang telah menyelesaikan sekolah di SMA Sendai Ikuei Gakuen hingga akhirnya…

Avatar
JIN Office

Pengalaman Winter Program di Kyoto

Hai, nama saya Grace Adelia. Saya berasal dari kota Kudus, Jawa Tengah. Saya kuliah di Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong. Setelah lulus kuliah, saya memutuskan…

Avatar
JIN Office