Kuliah di Tokyo atau Kyoto

by

Foto©360gigapixel.com

Memilih kota tempat kuliah, mungkin seperti memilih pacar. Dipilih karena pandangan-pertama, keterbiasaan, daya-tarik, seperjuangan, tak-ada-pilihan atau impian.

Pertama kali bertemu langsung jatuh hati (pandanganpertama). Sering bertemu di sekolah, ikut kegiatan yang sama, kadang-kadang makan siang bersama atau pulang bersama ke arah yang sama, makin lama makin dekat dengan dia dan akhirnya jatuh cinta (keterbiasaan). Mencintai dia karena wajahnya terlihat cantik, tubuhnya seksi, ‘ukuran’ bagian tertentu sesuai dengan yang didambakan atau karena ganteng, tinggi, atletis dan pintar (daya-tarik). Dia memiliki pandangan hidup dan nilai-nilai yang sama dengan diri sendiri, yang dia perjuangkan dalam hidupnya sama dengan yang sedang diperjuangkan (seperjuangan). Ngga ada pilihan lain, dia mendekatiku akupun tidak menolaknya atau berpasangan karena dijodohkan (tak-ada-pilihan). Tidak pernah bertemu, hanya pernah melihat fotonya, dan mendengar cerita-cerita dari teman, saudara, atau orang-tua, atau mungkin juga media massa; dari foto dan cerita mendambakan si dia (impian).

Sekali jalan-jalan ke Kyoto sambil mengikuti summer program, melihat wajah kota yang tertata rapi dan indah; mengunjungi Jinja dan Otera yang bersejarah; scrolling di taman dan lingkungan alami kota dan terpukau dengan keindahannya; bertemu dengan geisha yang cantik jelita; jatuh hati di pandangan-pertama dengan Kyoto, dan akhirnya memilih tempat kuliah di Kyoto. Mengikuti summer course di Tokyo, muter-muter Tokyo naik Yamanote-line, terpukau dengan keramaian Shinjuku dan Shibuya, mabuk kepayang belanja di Akihabara dan Ginza, terpesona dengan cosplay di Harajuku, merasakan gairah saat menginjakkan kaki pertama kali di Tokyo, dan akhirnya memutuskan dan memilih Tokyo sebagai tempat kuliah. Tokyo atau Kyoto dipilih karena jatuh hati pada saat berkunjung pertama kali. Dalam hal ini, dipilih bukan karena kelebihan dan kekurangan masing-masing dibandingkan, tetapi karena jatuh hati pada salah satu setelah mengunjungi salah satu dan terpesona dengan kelebihan yang dimiliki oleh salah satu. Memilih kota tempat kuliah dapat juga terjadi seperti ini, karena jatuh hati pada pandangan-pertama.

Waktu masih SD, pernah tinggal lama di Tokyo, karena kebetulan orang tua bekerja di Tokyo. Karena sudah terbiasa dan memiliki memori tentang Tokyo, akhirnya memutuskan untuk kuliah di Tokyo. Yang seperti ini tempat kuliah dipilih karena keterbiasaan. Hal ini mirip dengan kebanyakan mahasiswa yang kuliah di Jakarta, Bandung, Yogjakarta atau kota lain di Indonesia. Dari lahir sampai SMA tinggal di Jakarta, terbiasa tinggal di Jakarta, punya banyak teman di Jakarta, akhirnya kuliah pun di Jakarta. Pemilihan kota tempat kuliah karena keterbiasaan.

Memilih tempat kuliah bisa juga berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan sebelumnya, misalnya biaya hidup, keberadaan tempat jalan-jalan dan tempat menarik di kota tersebut, kemungkinan mendapatkan pekerjaan di kota tersebut, keindahan dan kenyamanan kota, keamanan, keberadaan universitas ternama, dll. Kota dipilih tempat kuliah dipilih dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria tertentu yang dianggap penting. Memilih kota tempat kuliah seperti ini, seperti memilih pasangan karena adanya fitur-fitur yang dimilikinya sesuai keinginan atau tidak. Daya tarik dari setiap kota dibandingkan, dilihat kelebihan dan kekurangannya, sebelum memilih yang mana.

001Masing-masing kota di Jepang, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di Jepang ada banyak kota yang menarik. Di tulisan ini dibandingkan Tokyo dan Kyoto bukan karena kota yang lain tidak menarik, tetapi karena supaya gampang memberikan gambaran :-). Tokyo kota yang sangat besar, sangat luas, penduduknya banyak. Universitas paling tua di Jepang dan paling ternama di Jepang ada di Tokyo: The University of Tokyo. Universitas Tokyo terkenal banyak melahirkan politikus besar Jepang dan karya-karya penelitian yang membuat industri dan pembangunan di Jepang maju. Universitas swasta besar dan terkenal di Jepang juga ada di Tokyo: Waseda dan Keio. Keio terkenal dengan Keio Boy: pintar, tinggi, ganteng dan kaya. Tokyo sangat ramai dengan kegiatan bisnis dan komersial. Di Tokyo ada Akihabara, Ginza, Shinjuku, Shibuya (lihat foto di kiri atas), Harajuku, Ikebukuro, pusat-pusat komersial yang sangat menggairahkan. Ingin mendapatkan gairah dan rangsangan, datanglah ke Tokyo.

KamogawaKyoto, kota tua di Jepang. Di Kyoto, ada Kyoto University, salah satu universitas bergengsi di Jepang. Kota Kyoto sangat teratur, jalan-jalan di kota berbentuk grid, orientasi dan wayfinding sangat mudah. Wajah kota Kyoto juga enak dilihat, banyak sekali machiya, galeri, toko souvenir, toko oleh-oleh yang menggunakan bangunan tua yang membuat atmosfir kota terasa kalem dan menyejukkan. Kyoto juga banyak memiliki temple-temple tua yang terawat dengan baik. Ada Kinkakuji, Ginkakuji, Kyomizudera dll temple-temple tua yang indah dan menenangkan jiwa. Kyoto juga memiliki taman-taman indah yang telah berusia ratusan tahun dan romantis, seperti Rock-garden (Ryoanji), taman batu yang sangat cocok sebagai tempat untuk bermeditasi. Di tengah kota mengalir sungai Kamogawa, yang di tepinya menjadi jalur pedestrian dan tempat duduk-duduk pasangan dan keluarga (lihat foto di kiri atas).  Ingin suasana romantis, ketenangan dan kesejukan, datanglah ke Kyoto.

Kuliah di Tokyo atau Kyoto, tergantung pilihan masing-masing pelajar, ingin tinggal di tempat yang menggairahkan (high-tension) atau di tempat yang menenangkan (low-tension). Ingin kuliah di manapun di Jepang. Japan Indonesia Network (JIN) dapat membantu calon pelajar untuk mewujudkannya. Hubungi JIN untuk mendapatkan informasi detail tentang persiapan-persiapan yang perlu dilakukan, sekolah Bahasa Jepang untuk persiapan sebelum masuk kuliah, pilihan sekolah/universitas dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya, biaya yang diperlukan dari awal sampai akhir dll. Hubungi JIN di info@jin.co.id, Tel/WA 022-20451463/0812-1477-937, LINE jin_office atau follow instagram kami japan.indonesia.network

Dapatkan informasi lebih lanjut tentang JIN, klik SUKA. Klik BAGIKAN untuk membagikan informasi ini ke teman-teman.

Belajar di Ueda, Jepang

Di bawah ini cerita pengalaman sekolah di Jepang Nanda Nur Ayu Sagita, pelajar dari Indonesia yang telah belajar Bahasa Jepang di Manabi Japanese Language Institute…

JIN Office

Spring Program Japan 2019

Japan Indonesia Network membuka pendaftaran untuk  SPRING PROGRAM JAPAN 2019 yang akan diselenggarakan pada bulan April, Mei, dan Juni 2019. Pada liburan musim semi di…

JIN Office

Panduan Sekolah SMA di Jepang

PANDUAN SEKOLAH SMA DI JEPANG: Informasi Pendaftaran SMA Sendai Ikuei Gakuen Penerimaan April 2019 | klik disini Seminar, Konsultasi, dan Pendaftaran SMA Sendai Ikuei Gakuen…

JIN Office
Kerja Paruh Waktu di Jepang - Japan Indonesia Network

Kerja Paruh Waktu di Jepang

Pada tahun 2016 Jasso menerbitkan hasil survey kondisi aktual kehidupan pelajar/mahasiswa asing yang sedang sekolah dan kuliah di Jepang. Hasil survey tersebut dapat diakses…

oyama
Oyama
Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang - Sekolah/Kuliah/Tinggal di Jepang - 2018

Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang

‘Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang’ berisi informasi biaya hidup pelajar/mahasiswa asing yang Sekolah/Kuliah/Tinggal di Jepang yang diterbitkan oleh JASSO pada…

oyama
Oyama