Pengalaman Winter Program di Kyoto

by

Hai, nama saya Grace Adelia. Saya berasal dari kota Kudus, Jawa Tengah. Saya kuliah di Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong. Setelah lulus kuliah, saya memutuskan untuk belajar Bahasa Jepang. Saya tertarik dengan Jepang karena etika orang-orang Jepang dalam kehidupan sehari-hari. Mereka ramah, sopan, dan disiplin terhadap waktu. Saya beruntung bisa menemukan Japan Indonesia Network (JIN).

Pelayanan JIN sangat ramah, yang paling berkesan untuk saya adalah staf JIN tidak ‘mata duitan’. Mereka justru menyarankan saya pilihan yang paling terjangkau, padahal mereka mungkin akan lebih mendapat untung banyak jika saya menyewa jasa mereka untuk mengurus visa, asuransi, dll. Saya hidup terpisah dengan orang tua saya, sehingga ini merupakan pengalaman pertama saya mengurus semuanya sendirian, tetapi  JIN sangat membantu saya dalam mengisi dokumen-dokumen yang  diperlukan.

Saya mengikuti Winter Course Program 2019 selama 2 minggu di Kyoto JaLS (Japanese Language School). Hari pertama masuk sekolah, saya merasa takut sekali. Saya memilih Home Stay sebagai tempat tinggal saya selama di sana, dan rumah yang saya tinggali berjarak cukup jauh dengan sekolahnya, harus naik bus dan kereta (waktu yang diperlukan kira-kira sekitar 45 menit untuk sampai ke sekolah). Saya tidak tahu sama sekali cara membayar bus ataupun kereta di Jepang. Tetapi untungnya, supir bus kemudian mengajari saya caranya. Dan untuk membeli tiket kereta, saya bertanya kepada pegawai minimarket di dekat stasiun. Orang-orang Jepang sangat ramah, mereka mau membantu saya yang kebingungan meskipun mereka sedang bekerja. Saya akhirnya bisa sampai di sekolah dengan selamat meskipun agak terlambat sedikit karena saya tersesat wkwkwk.

Teman-teman sekelas saya sangat menyenangkan. Satu kelas terdiri dari 7 orang, ada yang dari Amerika, Skotlandia, dan  Taiwan. Mendengarkan orang  bule mencoba untuk berbicara Bahasa Jepang sangat lucu, begitu pula sebaliknya. Saat guru kami mencoba untuk berbicara Bahasa Inggris, pelafalannya jadi berbeda sekali, seperti: “Google” menjadi “Guguru” jika diucapkan dalam Bahasa Jepang. Rasanya menyenangkan bertemu dan berbagi budaya dengan orang-orang dari negara yang berbeda.

Grace bersama teman-teman sekelas

Kebetulan Kyoto JaLS memiliki letak yang strategis, sehingga ketika jam makan siang, kami hanya perlu berjalan kaki sekitar 5-10 menit untuk ke minimarket terdekat. Biasanya kami membeli makan siang di 7 Eleven, Lawson, atau Family Mart.  Jika kami ingin pergi ke restoran atau café, ada restoran Ramen Ippudo yang cukup terkenal, lalu ada Starbucks, dan café-café lainnya. Seusai jam makan siang, biasanya akan ada aktivitas bersama dengan sekolah, seperti pergi mengunjungi temple atau belajar kebudayaan tradisional Jepang. Aktivitas ini berguna untuk menghilangkan penat dan pusing setelah belajar Bahasa Jepang yang susah. Kyoto memiliki banyak sekali temple untuk dikunjungi.

Aktifitas kebudayaan Jepang
Aktifitas kebudayaan Jepang
Kunjungan ke salah satu temple

Host family saya sangat ramah dan baik kepada saya. Nama mereka adalah Yoshimura-san dan Atsuko-san. Masakan Atsuko-san sangat lezat. Tiap hari saya selalu disuguhkan makanan mewah, yang mungkin kalau makan di restoran bisa habis sekitar 800-900 yen. Dan setiap pagi, untuk breakfast, selalu disiapkan roti (telur dan keju untuk topping-nya atau selai buah), yoghurt atau susu, dan buah seperti apel, pisang atau jeruk. Saya benar-benar diperlakukan dengan sangat baik di sana. Mereka juga menyiapkan selimut tebal untuk saya. Atsuko-san bahkan membuatkan Takoyaki untuk saya karena tahu saya sangat menyukai Takoyaki dan saya boleh makan sebanyak-banyaknya! Mereka seperti sudah seperti keluarga saya sendiri. Saya sungguh-sungguh berterimakasih dan bersyukur bisa mengenal mereka.

Takoyaki buatan host family saya yang lezat!
Makanan yang disediakan oleh host family saya. Enak dan sehat!
Foto bersama para peserta Winter Program 2019 di Kyoto JaLS

Terimakasih untuk semuanya! Pengalaman di Jepang benar-benar berkesan untuk saya. Saya sungguh berharap saya bisa kembali ke Jepang secepatnya!


Wujudkan impian

Wujudkan impian sekolah/kuliah di Jepang bersama Japan Indonesia Network. Ketercapaian tujuan anda/putra-putri anda, perhatian utama JIN. Hubungi JIN di info@jin.co.id, Tel/WA 022-20451463/0812-1477-937, LINE jin_office atau follow instagram kami japan.indonesia.network

Dapatkan berita terbaru dari JIN dengan klik:

 

Belajar di Ueda, Jepang

Di bawah ini cerita pengalaman sekolah di Jepang Nanda Nur Ayu Sagita, pelajar dari Indonesia yang telah belajar Bahasa Jepang di Manabi Japanese Language Institute…

Avatar
JIN Office

Spring Program Japan 2019

Japan Indonesia Network membuka pendaftaran untuk  SPRING PROGRAM JAPAN 2019 yang akan diselenggarakan pada bulan April, Mei, dan Juni 2019. Pada liburan musim semi di…

Avatar
JIN Office

Panduan Sekolah SMA di Jepang

PANDUAN SEKOLAH SMA DI JEPANG: Informasi Pendaftaran SMA Sendai Ikuei Gakuen Penerimaan April 2019 | klik disini Seminar, Konsultasi, dan Pendaftaran SMA Sendai Ikuei Gakuen…

Avatar
JIN Office
Kerja Paruh Waktu di Jepang - Japan Indonesia Network

Kerja Paruh Waktu di Jepang

Pada tahun 2016 Jasso menerbitkan hasil survey kondisi aktual kehidupan pelajar/mahasiswa asing yang sedang sekolah dan kuliah di Jepang. Hasil survey tersebut dapat diakses…

oyama
Oyama
Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang - Sekolah/Kuliah/Tinggal di Jepang - 2018

Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang

‘Biaya Hidup Pelajar dan Mahasiswa di Jepang’ berisi informasi biaya hidup pelajar/mahasiswa asing yang Sekolah/Kuliah/Tinggal di Jepang yang diterbitkan oleh JASSO pada…

oyama
Oyama