Kuliah S2 di Jepang

by

Di bawah ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan atau disiapkan apabila memiliki keinginan ataupun impian untuk kuliah pasca-sarjana atau kuliah s2 di Jepang :

TUJUAN

Apakah tujuan kuliah pasca-sarjana atau kuliah S2 di Jepang? Mendapatkan ilmu lalu pulang? Bekerja di perusahaan Jepang? Jika hanya ingin belajar ilmu pengetahuan tertentu dan setelah lulus pulang, serta tidak ada rencana bekerja di perusahaan yang berhubungan dengan Jepang, mungkin tidak perlu menguasai Bahasa Jepang sebelum atau pada saat kuliah di Jepang. Tetapi, jika setelah lulus kuliah S2 ingin bekerja di perusahaan Jepang atau di Jepang, menguasai Bahasa Jepang sangat penting. Lebih baik mengalokasikan waktu untuk sekolah Bahasa Jepang selama satu-setengah sampai dua tahun, setelah itu baru kuliah S2 di Jepang. Penguasaan bahasa akan meningkatkan kesempatan dan kemungkinan mengumpulkan pengetahuan lebih banyak dan dalam, memperbanyak kesempatan mendapatkan pekerjaan dan posisi/karir yang lebih baik, dan banyak manfaat lainnya. Kuliah di Jepang tanpa menguasai Bahasa Jepang, seperti menikmati kulit tanpa merasakan isi.

MENGAPA S2?

Program S2 cocok untuk mereka yang ingin mendalami bidang keilmuan tertentu dan sekaligus menguasai metode penelitian terkait bidang keilmuan tersebut. Perusahaan Jepang di Indonesia maupun Jepang, biasanya memberikan salary awal yang lebih baik bagi lulusan S2 dibandingkan yang S1 (meskipun kenaikan salary utk tahun-tahun berikutnya biasanya tergantung prestasi). Penguasaan bidang keilmuan, selain bermanfaat untuk bekerja di perusahaan tertentu, juga bermanfaat untuk bekerja sebagai profesional di bidang kerja tertentu (seandainya tidak menjadi karyawan di perusahaan orang lain). Tetapi, apabila berminat membuka bisnis sendiri, misalnya di bidang kuliner, kecantikan, fashion, hospitality, atau yang lain, mungkin dibandingkan studi lanjut S2 lebih baik kuliah di Professional Training College. Professional Training College tempat untuk belajar pengetahuan dan ketrampilan yang dapat secara langsung digunakan apabila membuka usaha sendiri. Setelah lulus S1 di Indonesia, untuk memperdalam pengetahuan, tersedia pilihan S2 ataupun Professional Tranning College. Mana yang dipilih tergantung tujuan (hasil akhir ideal) yang ingin dicapai.

BIAYA

Kuliah di Jepang menggunakan biaya sendiri (beasiswa dari orang-tua) atau beasiswa (dari pemerintah Indonesia/Jepang atau perusahaan Jepang)? Mendaftar dan mendapatkan beasiswa dari Indonesia tidak mudah. Jumlah mahasiswa yang dapat memperoleh beasiswa dapat dihitung jari, sedangkan yang mendaftar ribuan bahkan puluhan ribu. Jika berminat mendapatkan beasiswa, jauh lebih mudah mendapatkan beasiswa setelah kuliah di Jepang. Ada banyak beasiswa yang hanya dapat didaftar setelah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi di Jepang. Beasiswa tersebut disediakan oleh perusahaan-perusahaan atau organisasi sosial di Jepang.

Kuliah di Jepang juga dapat menggunakan biaya sendiri (dari orang-tua). Biaya kuliah di Jepang lebih murah dibandingkan biaya kuliah di Amerika, Australia, Inggris ataupun Singapore. Pendapatan orang Indonesia juga semakin tinggi. Biaya kuliah dan biaya hidup di Jepang tidak berbeda jauh dengan biaya yang diperlukan untuk kuliah di universitas swasta di Jakarta.

MENCARI PROFESOR

Kuliah S2 di Jepang dengan tujuan apapun, dengan biaya dari manapun, biasanya satu hal yang harus disiapkan adalah mencari dan mendapatkan profesor yang bersedia menjadi supervising professor. Biasanya di kampus-kampus di Jepang, diterima atau tidak di program S2/Master, tergantung diterima sebagai mahasiswa atau tidak oleh profesor di universitas yang dituju (hanya sebagian kecil yang tidak menggunakan sistem ini). Setiap mahasiswa pasca-sarjana di Jepang, saat masuk program pasca-sarjana, akan langsung masuk kenkyushitsu (research group) yang dikepalai oleh professor atau associate professor. Universitas (dengan persetujuan profesor) akan menerbitkan Letter of Acceptance (LoA), yang dibutuhkan untuk yang mengurus Certificate of Eligibility (CE). LoA dan CE, dua-duanya diperlukan untuk mengurus visa pelajar di Kedutaan Besar Jepang.

Mencari profesor dapat dimulai dan diawali dari bidang keilmuan yang ingin dipelajari, dan profesor dipilih berdasarkan bidang keilmuan yang dikuasainya. Dalam hal ini universitas yang dipilih mengikuti tempat profesor berada. Mencari profesor juga dapat dimulai dari universitas yang ingin dimasuki, dan memilih profesor yang ada di fakultas/jurusan yang ada di universitas tersebut. Mencari profesor dapat dilakukan sendiri, diperkenalkan dosen saat kuliah S1, atau bisa juga informasinya didapatkan dari sekolah Bahasa Jepang di Jepang saat belajar bahasa sebelum kuliah S2.

MENCARI INFORMASI

Supaya yang dikerjakan memberikan hasil seoptimal mungkin, sebelum mengambil keputusan perlu mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat. Japan Indonesia Network memiliki informasi yang lengkap dan akurat tentang sekolah/kuliah di Jepang, yang diakumulasikan selama bertahun-tahun. Kami merekomendasikan sekolah sesuai dengan tujuan (hasil akhir ideal) yang ingin anda capai. Hubungi JIN di info@jin.co.id, Tel/WA 022-20451463/0812-1477-937, LINE jin_office atau follow instagram kami japan.indonesia.network

Dapatkan informasi-informasi penting untuk persiapan kuliah di Jepang dengan klik LIKE atau SHARE di bawah ini:

Featured Image CC Cyber0515